Trading Forex yang aman dengan leverage tinggi
www.europeanfinancialreview.com

Berikut Cara Trading Forex yang aman dengan leverage tinggi

Leverage yang tinggi dalam forex memungkinkan kita semua untuk berdagang dengan modal yang lebih sedikit. Sayangnya, leverage yang tinggi juga membawa risiko yang besar. Misalnya, jika seorang pedagang menderita kerugian, konsekuensinya bisa lebih besar dari yang diharapkan. Namun, adanya risiko ini tidak serta merta berarti kita harus menjauhi leverage. Ada berbagai tips tentang cara trading forex dengan aman dengan leverage tinggi. Berikut adalah tiga (3) yang paling sederhana.

1.Ketahui aturan leverage broker Anda

Setiap broker forex memiliki aturan margin dan leverage yang berbeda. Umumnya, broker menerapkan aturan leverage tetap, tetapi ada juga yang menentukan leverage variabel. Apa bedanya?

Ketika seorang pedagang menggunakan leverage tetap, dia akan menggunakan sebagian dari leverage saat berdagang. Misalnya, jika Anda telah memilih leverage 1: 100, rasio itu akan berlaku di masa mendatang.

Di sisi lain, leverage mengambang dapat bervariasi tergantung pada jumlah posisi terbuka yang dimiliki trader. Misalnya, pedagang awalnya menerapkan leverage 1: 100. Setelah total volume posisi terbuka mencapai lebih dari $1 juta, broker akan mengubah leverage menjadi 1:50. Perubahan akan terjadi secara otomatis sesuai aturan broker, tanpa pemberitahuan (notification) setiap kali terjadi perubahan leverage.

2.Ketahui aturan margin call broker Anda

Untuk menggunakan fitur leverage, pedagang perlu menyetor sejumlah dana sebagai “margin”. Margin dana akan naik turun seiring dengan keuntungan dan kerugian dari dana di rekening kita. Jika kita mengalami kerugian fatal yang dengan cepat mengurangi isi saldo, kita bisa mencapai apa yang disebut batas “margin call” (MC) atau “stop out” (SO).

Saat MC atau SO terjadi, broker akan menutup paksa sebagian atau seluruh posisi trading yang terbuka di dompet trader. Tutup paksa berlaku untuk posisi yang menang atau masih kalah. Akibatnya, pedagang mungkin dihadapkan pada situasi modal yang benar-benar habis.

Rekomendasi:  Pemahaman tentang Lembar Saham dan cara mudah menghitungnya

Jika kita tahu berapa batasan MC dan SO yang ditetapkan oleh broker, kita bisa menyiapkan strategi terbaik untuk menghindari batasan tersebut sebisa mungkin. Misalnya mengurangi jumlah lot pada setiap open posisi, menerapkan Stop Loss (SL), dll.

3.Temukan rasio leverage terbaik untuk strategi trading Anda

Satu hal yang harus diingat semua pedagang saat menggunakan leverage tinggi: semakin tinggi leverage, semakin kecil margin kesalahan dalam strategi Anda. Ini adalah salah satu alasan mengapa pedagang pemula lebih baik menghindari leverage yang tinggi.

Ada pemula yang mencoba mengurangi risiko leverage tinggi dengan menerapkan Stop Loss (SL) yang lebih ketat. Padahal, langkah ini akan membuat lebih cepat rugi dan berhenti untung. Stop Loss hanyalah salah satu fitur platform yang bisa gagal. Misalnya, peristiwa Kamis Hitam (15 Januari 2015) ketika bank sentral Swiss mencabut kurs referensi franc Swiss terhadap euro. Karena pemblokiran platform perbankan global, banyak Stop Loss tidak dieksekusi dan pedagang terpaksa mendapatkan MC.

Jika SL bukan solusi yang tepat, bagaimana cara trading forex dengan aman dengan leverage? Cukup tentukan rasio terbaik yang paling sesuai dengan strategi Anda, lalu lanjutkan menggunakan rasio leverage itu. Misalnya, jika Anda terbiasa trading forex dengan rasio leverage 1:100, jangan buru-buru beralih ke leverage 1:1000 hanya karena Anda tergiur dengan iming-iming keuntungan yang fantastis.

Saat menentukan rasio leverage yang tepat untuk Anda, pertimbangkan lima (5) hal berikut:

  1. Seberapa berisikokah strategi trading forex Anda?
  2. Pasangan mata uang mana yang sering diperdagangkan?
  3. Apakah Anda menggunakan liputan?
  4. Berapa waktu fluktuasi rata-rata dari posisi trading forex?
  5. Apakah Anda memiliki pengalaman perdagangan demo dengan rasio leverage ini?
Rekomendasi:  Tips untuk menghindari Investasi Bodong agar tidak Rugi

Strategi perdagangan valas yang cocok untuk leverage tinggi adalah strategi yang menghasilkan keuntungan minimal per perdagangan dan hanya dibiarkan terbuka untuk waktu yang singkat, seperti scalping atau perdagangan harian. Tetapi jika Anda menerapkan strategi yang pernah menghasilkan keuntungan atau kerugian dalam jutaan, seperti perdagangan berita dan perdagangan ayunan, leverage yang tinggi berpotensi menjadi bencana. Strategi yang membutuhkan fluktuasi jangka panjang, seperti perdagangan jangka panjang atau perdagangan posisi, juga kurang cocok untuk leverage tinggi.

Tetapi Anda juga perlu mempertimbangkan seberapa besar risiko dan imbalan yang dimiliki strategi perdagangan. Misalnya, jika Anda menerapkan strategi scalping plus lindung nilai yang memiliki tingkat kemenangan hanya 60%, leverage yang tinggi kemungkinan akan menyebabkan kerugian fatal. Tetapi jika strategi tersebut memiliki tingkat kemenangan lebih dari 70%, Anda dapat mempertimbangkan untuk meningkatkan leverage yang digunakan.

Hedging adalah strategi trading forex yang berisiko tinggi. Jika dikombinasikan dengan leverage yang tinggi sekalipun, saldo trader pasti akan cepat kolaps. Jika Anda adalah pengguna lindung nilai, kami menyarankan Anda menggunakan rasio leverage 1: 100 atau kurang.

Skenario risiko tinggi lainnya adalah perdagangan valas dalam pasangan mata uang silang atau eksotis. Di luar mata uang utama, perdagangan valas sering menampilkan volatilitas yang sangat tinggi yang dapat menyedot saldo margin dalam sekejap. Leverage tinggi baik-baik saja jika Anda hanya ingin memperdagangkan pasangan mata uang utama. Tetapi jika Anda ingin berkeliling dunia dan mencoba-coba pasangan mata uang non-utama, ada baiknya untuk membatasi rasio leverage Anda menjadi 1: 100 atau kurang.

Bahkan trader pemula dan berpengalaman harus terlebih dahulu berlatih untuk beradaptasi dengan tingkat leverage baru di akun demo. Semakin luas pengetahuan dan pengalaman trader dalam menerapkan leverage ini, semakin mahir dia menghasilkan uang. Di sisi lain, jika seorang trader langsung masuk ke real trading tanpa mengetahui leverage yang benar, mereka akan dengan mudah melakukan kesalahan dengan nominal kerugian mulai dari kecil hingga super besar.

Rekomendasi:  Rahasia Trading Forex Supaya Konsisten Profit

 

 

 

 

dailyfx.id