Tesla secara resmi membuka Gigafactory di Berlin
finbold.com

Tesla secara resmi membuka Gigafactory di Berlin

Gigafactory keempat Tesla, dan yang pertama di Eropa, secara resmi dibuka hari ini oleh CEO perusahaan Elon Musk, lapor Reuters. Tonggak sejarah itu dicapai sekitar dua setengah tahun setelah Tesla awalnya mengumumkan rencana untuk membangun pabrik di lokasi tersebut, yang terletak tepat di luar ibu kota Jerman, Berlin, dan secara resmi disebut Giga Berlin-Brandenburg.

Sebagai bagian dari upacara pembukaan, Tesla akan mengirimkan mobil seri buatan pabrik pertama kepada pelanggan: 30 SUV kompak Model Y. Reuters melaporkan bahwa ini adalah konfigurasi performa kendaraan, yang memiliki jangkauan 320 mil dan akan dijual seharga €63.990.

Tesla menerima persetujuan sementara untuk memulai produksi komersial di pabrik awal bulan ini, CNBC melaporkan pada saat itu, memungkinkannya untuk memproduksi hingga 500.000 kendaraan di lokasi per tahun. Perusahaan awalnya berharap untuk memulai produksi pabrik pada musim panas 2021, tetapi kombinasi pandemi, gangguan rantai pasokan, dan masalah lingkungan menunda pembukaan.

Kekhawatiran lingkungan telah mengelilingi pabrik sejak tahap awal persiapan, sejak Februari 2020, ketika Tesla terpaksa menghentikan sementara pekerjaannya di lokasi pabrik. Tetapi Tesla dan CEO-nya selalu membela dampak pabrik terhadap lingkungan. Musk mengatakan Gigafactory akan menggunakan air yang “relatif sedikit” dan bahwa hutan yang harus ditebangi sebelum dibangun tidak alami (telah ditanam untuk memasok pabrik kardus). Dalam sebuah surat yang dikirim ke pengadilan setempat, Tesla mengatakan kerangka peraturan Jerman “secara langsung bertentangan dengan urgensi untuk merencanakan dan mengimplementasikan proyek yang diperlukan untuk memerangi perubahan iklim,” lapor Reuters pada April 2021.

Rekomendasi:  Terbaru! Harga Mobil Tesla di Indonesia: Model X, S, 3

Meski pabrik sudah beroperasi, Musk sebelumnya mengingatkan bahwa peningkatan produksi adalah tantangan nyata. Publikasi Jerman Automobilwoche sebelumnya melaporkan bahwa Tesla berencana untuk meningkatkan produksi menjadi sekitar 1.000 unit per minggu pada bulan Januari dan bahwa pabrik tersebut dapat berkontribusi hingga 30.000 kendaraan selama paruh pertama tahun 2022. Pada akhirnya, Tesla mengatakan pihaknya bertujuan untuk memproduksi hingga 500.000 mobil dan 50 unit. GWh kapasitas baterai per tahun di lokasi. Reuters melaporkan bahwa perusahaan telah mempekerjakan lebih dari 3.000 dari 12.000 karyawan pabrik.

Penciptaan pusat manufaktur Eropa akan menjadi kemenangan logistik besar bagi Tesla, yang saat ini mengimpor mobil Eropa dari pabriknya di bagian lain dunia. Gigafactory yang berbasis di Berlin memiliki kantor di Nevada, New York dan Shanghai, Cina. Pabrik kelima saat ini sedang dibangun di Texas, di mana perusahaan juga akan berbasis.

Dan bahkan dalam proses peresmianya CEO Elon Musk menyempatkan untuk menepati janjinya yaitu menari seperti yang dilakukannya ketika Tesla membuka pabriknya di Shanghai dua tahun lalu. Kanselir Jerman Olaf Scholz juga hadir untuk perayaan tersebut.

 

 

 

 

theverge.com