Tips memilih Saham yang Tepat untuk Berinvestasi di tahun 2022
content.shopback.com

Tips memilih Saham yang Tepat untuk Berinvestasi di tahun 2022

Sebagai pemula dalam dunia investasi, Anda mungkin masih belum tahu bagaimana memilih saham yang baik untuk diinvestasikan.

Berinvestasi dalam saham adalah investasi sederhana. Investasi ini menjanjikan pengembalian yang besar, tetapi keuntungan ini hanya dapat dicapai dengan memilih tindakan yang tepat.

Oleh karena itu, ada baiknya menganalisis saham yang ada. Tetapkan saham yang akan dipilih dengan tujuan investasi ekuitas dan profil risiko Anda. Ini karena setiap tindakan memiliki jenis tertentu dengan karakteristiknya sendiri.

Ada saham yang bergerak tinggi dan ada yang lambat dan ada yang cepat naik, tetapi ada juga saham yang untung jangka panjang.

Saham apa yang bagus untuk diinvestasikan? Berikut tutorialnya.

Bagaimana memilih Saham yang bagus untuk diinvestasikan

Seperti disebutkan di atas, memilih saham yang tepat adalah kunci sukses investasi. Ada banyak tips dan cara memilih partisipasi yang baik.

1. Saham perusahaan dengan dana keuangan yang kuat dan stabil

Saham yang bagus biasanya berasal dari perusahaan yang memiliki fundamental keuangan yang solid dan stabil.

Ekuitas dengan fundamental yang kuat harus memiliki prospek pertumbuhan pendapatan jangka panjang. Dengan cara ini Anda dapat mengurangi potensi kerugian dan memaksimalkan keuntungan.

2. Saham termasuk dalam beberapa indeks

Saham-saham yang layak untuk diinvestasikan pada umumnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam kategori indeks tertentu). BEI memiliki sejumlah indeks ukuran statistik dalam kondisi tertentu.

Sebagai investor pemula, Anda dapat memilih saham yang bagus untuk diinvestasikan dari Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham pilihan atau preferen, atau Indeks IDX30, yang mencakup 30 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar tinggi.

Secara umum, saham-saham yang masuk dalam kategori indeks BEI adalah saham-saham perusahaan yang memiliki latar belakang yang baik dan bersifat fundamental.

Rekomendasi:  "Peran Harga Indeks Saham Dunia dalam Investasi: Pandangan Seorang Pakar"

3. Saham cepat menguntungkan

Saham yang cocok untuk investasi adalah saham yang cepat untung.

Indikator pemilihan saham adalah saham perusahaan yang baik dan sehat. Hal ini karena emiten yang berkinerja tinggi perlu memiliki pertumbuhan yang baik dan laba yang positif.

Semakin baik perusahaan berkembang, semakin menguntungkan.

4. Saham Return on Equity (ROE).

Saham yang layak untuk diinvestasikan pada umumnya adalah saham dengan return on equity (ROE) yang tinggi.

Hal ini karena ROE saham merupakan indikator yang mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola dan menjadikan permodalan investor menguntungkan.

Semakin tinggi ROE, semakin baik kinerja manajemen perusahaan dan layak menjadi investasi ekuitas jangka panjang.

Rekomendasi saham yang bagus untuk investasi

Di antara indikator karakteristik saham yang cocok untuk berinvestasi, saham blue chip terbukti menjadi kriteria investasi jangka panjang yang paling ideal.

Saham kelas satu atau saham blue chip adalah saham yang diketahui memiliki kapitalisasi pasar besar atau kapitalisasi besar lebih dari Rp 10 triliun. Saham blue chip ini menjadi penggerak utama indeks harga komposit (IHSG).

Saham-saham blue chip ini berasal dari perusahaan-perusahaan dengan fundamental keuangan yang kokoh dan solid. Selanjutnya, produk blue chip set umumnya dikenal luas dan banyak digunakan oleh masyarakat.

1. Saham Bank BCA (BCA)

Saham BCA dengan kode emiten BBCA paling banyak dicari investor.

Harga saham BCA terus naik seiring dengan membaiknya kinerja keuangan bank swasta tersebut, bahkan sempat mencapai Rp 36.600 sebelum stock split.

Saham BCA selalu masuk dalam indeks LQ45 yang merupakan kumpulan saham-saham terbaik di pasar modal dari segi likuiditas.

Selain itu, saham BCA termasuk dalam kategori emiten yang memberikan dividen atau bagi hasil yang tinggi.

Rekomendasi:  Cara mudah melihat harga Saham, Berikut daftarnya

Sejak didirikan pada tahun 2001, BCA telah menghasilkan keuntungan yang stabil dari laba bersih pemegang saham dari tahun ke tahun hingga 2021 kemarin.

2. Saham Bank BRI (BBRI)

Sekuritas BIS dengan kode penerbit BIS adalah saham yang bagus untuk diinvestasikan, terutama bagi investor pemula.

Saham BBRI ini menjadi incaran investor karena memiliki kapitalisasi pasar yang tinggi, kinerja positif dan fundamental keuangan yang baik.

Perputaran saham perusahaan milik negara ini juga tumbuh dari tahun ke tahun, meski relatif sedikit. Tindakan BBRI tidak berdampak signifikan meski di masa pandemi Covid-19. Tren kenaikan BBRI terlihat di akhir tahun 2021, dengan perdagangan saham BBRI di Rp 4.110 tiga bulan kemudian, pada 4 April 2022, saham BIS sudah berada di Rs 4.670 atau Rs 4.670. Rp. 13,6 persen.

3. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Setelah itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk adalah investasi yang baik. Saham dengan kode emiten TLKM ini juga merupakan saham terbaik di sektor telekomunikasi.

Meski di tengah pandemi Covid-19, saham TLKM tetap tumbuh positif. Harga sahamnya tercatat Rp 4.680 pada 14 April, dibandingkan Rp 3.900 per saham pada 2021.

4. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Salah satu pilihan saham terbaik untuk investasi Anda selanjutnya adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Saham dengan kode emiten ICBP ini merupakan salah satu saham blue chip terbaik.

Berdasarkan neraca, emiten ini berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada periode terakhir.

Per 14 April 2022, harga saham ICBP adalah Rp 7.175 dan diperkirakan akan terus meningkat. Jadi berinvestasi bisa menjadi pilihan saham yang baik.

Rekomendasi:  Catat nih ! Tips Investasi Emas untuk Pemula supaya Untung Maximal

Oleh karena itu, ini juga merupakan indikator saham yang baik untuk investasi dan rekomendasi. Jangan bosan menganalisis jenis saham yang ingin Anda beli sebelum berinvestasi saham.

 

 

 

 

dailyfx.id